DINAS PARIWISATA PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA SAWAHLUNTO, SUMATERA BARAT

NEWS

 

Sobat wisata, Museum Goeudang Ransoem adalah salah satu destinasi wisata historis yang menarik untuk dikunjungi jika sudah sampai di Sawahlunto, Sumatera Barat. Dikatakan gudang ransum karena dari dalam komplek bangunan inilah ribuan porsi makanan sebagai bekal atau ransum dihasilkan setiap harinya untuk kebutuhan ribuan pekerja tambang saat itu.

Kalau dari Kota Padang, bagaimana sampai ke lokasi ini? Padang-Sawahlunto dapat ditempuh selama kurang lebih 2,5 - 3 jam dengan kendaraan roda 4. Dari pusat kota Sawahlunto lokasi ini dapat ditempuh 5 menit saja jika menggunakan kendaraan. Tepatnya di jalan Abdul Rahman Hakim, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Apa saja yang ada di destinasi ini? Tercatat tidak kurang dari enam bangunan berada dalam areal komplek ini. Semua bangunannya masing masing memiliki fungsi yang berbeda beda. Di bangunan dapur umum itu bisa ditemui bekas peralatan dan perlengkapan dapur dengan ukuran masak yang serba besar. Salah satunya periuk pemasak raksasa yang berdiameter 124 cm hingga 132 cm. Wow, luar biasa bukan?

Terus selain itu apa lagi yang bisa dilakukan? Selain melihat ragam koleksi yang menyimpan banyak sejarah, di komplek ini terdapat iptek center yang memperlihatkan koleksi berbagai aplikasi ilmu pengetahuan. Menarik nya peralatan ini dapat dimainkan oleh pengunjung menurut prosedur yang ada.

Di belakang komplek ini, sobat wisata dapat melihat edukasi lainnya. Ada pabrik tahu yang beroperasi setiap hari. Yang ingin melihat bagaimana proses pembuatan tahu, sekaligus membawa pulang tahu yang masih baru, silahkan datang ke lokasi ini.

Tidak mahal, sobat wisata cukup merogoh kocek Rp. 4000/orang untuk mengunjungi destinasi Museum Goedang Ransoem ini. Jika sobat wisata pelajar, cukup Rp.2000/orang. Dan bila mau menikmati IPTEK Center cukup membayar Rp. 3000/orang.

Salam Pesona Indonesia!

 

 

 

Sobat wisata, salah satu bangunan yang menarik untuk dikunjungi di Sawahlunto adalah Mesjid Raya Nurul Islam yang terletak di Mudiak Aia, Kel. Kubang Sirakuk Utara, Kec. Lembah Segar Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Letaknya sangat strategis, di tengah tengah kota dan bisa di jangkau dengan berjalan kaki. Tahukah sobat wisata bahwa mesjid ini berdiri diatas bekas bangunan PLTU dengan memanfaatkan cerebong asap PLTU sebagai menara mesjidnya setinggi kurang lebih 75 meter? Dan tidak berbeda dengan mesjid lainnya, mesjid ini memiliki arsitektur islam dengan kubah di atasnya yang berdiri dengan kokoh dan indah.

Saat ini mesjid inipun makin cantik dengan adanya beberapa spot foto instagramable dan menarik bernuansa tambang batu bara yang berada di halamannya. Berbagai acara islami sering diadakan di sini. Dan yang paling dekat akan ada tabligh akbar yang akan diadakan pada 17 Februari 2019 mendatang.

Salam Pesona Indonesia!

SAWAHLUNTO -- Kawasan Kota Tua Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), mewakili Indonesia untuk diajukan kepada UNESCO menjadi warisan dunia, kata Kepala Kantor Peninggalan Sejarah dan Permuseuman setempat, Evrinaldi.

 

"Area kawasan Kota Tua Sawahlunto yang akan diajukan ke UNESCO itu seluas 89 hektare. Selain Kota Tua Sawahlunto, kawasan Kota Tua Jakarta juga diajukan bersama untuk menjadi warisan dunia ke UNESCO," ujarnya di Sawahlunto, Rabu (18/2).

 

Ia menambahkan penunjukkan tersebut sekaitan dengan upaya yang dilakukan pemerintah kota itu untuk membangun citra kepariwisataan dengan menjadikan kawasan tersebut sebagai cagar budaya berbasis "heritage".

Read more ...

 

 

 

 

 

 

 

 

 Sobat wisata, tak kalah menarik, Kota Sawahlunto memiliki Kebun Buah Kandi yang menyuguhkan berbagai macam tanaman buah-buahan sebagai koleksinya. Apa saja koleksinya? Di sini kita bisa menemui pohon buah naga, lengkeng, pepaya, jeruk bali, nangka, jambu biji dan lain-lain. Saat sekarang lagi pohon buah lengkeng lagi berbuah lho.

Di bagian dalam kebun buah ini sobat wisata dapat melihat Danau Kandi dan sedikit aktivitas penambangan batu bara.

Uniknya Kebun Buah Kandi ini berlokasi di daerah bekas tambang yang jelas-jelas tidak subur, kering kerontang dan tandus yang direklamasi oleh tangan dingin para ahli pertanian, menjadikan Kebun Buah Kandi ini bisa berkembang, subur, berbuah dan menjadi pilihan rekreasi keluarga dan komunitas yang menarik di Kota Sawahlunto.

Jadi selain berwisata, sobat wisata bisa melakukan berbagai aktivitas menarik bersama keluarga/komunitas di tempat ini karena area Kebun Buah ini cukup luas dan lapang.

Berlokasi di bagian utara Kota Sawahlunto, tepatnya di Kawasan Wisata Kandi, Kebun Buah Kandi dapat ditempuh sejauh kira-kira 11 km dari pusat kota Sawahlunto atau dalam waktu +/- 20 menit dengan kendaraan roda 4.

Kebun Buah Kandi dibuka tiap hari mulai pukul 09.00 s.d 17.00. Harga tiket masuknya juga ekonomis, untuk orang dewasa cukup membayar Rp. 4000/orang dan anak-anak cukup menyiapkan uang Rp. 2000/orang. Dan di hari Sabtu/minggu/libur Rp.5000/orang untuk dewasa dan Rp. 3000/orang untuk anak-anak.

Salam Pesona Indonesia!

Aktivasi pelaku promosi pariwisata Sawahlunto, @udaunisawahlunto 2018 'go to school' terselenggara dengan baik dan sukses. Kali ini mengambil lokus SMA 1 Sawahlunto.

 

Giat positif ini merupakan penguatan internal marketing untuk lebih mengaktifkan generasi muda untuk mempromosikan pariwisata Sawahlunto melalui berbagai media.

 

Ide kreatif yang digagas @udaunisawahlunto 2018 ini merupakan gebrakan perdana dalam mengemban tugas sebagai duta wisata Sawahlunto.

 

 

Salam Pesona Indonesia, wonderful!

Page 1 of 4

 

This is the official website of the Government of Tourism Sawahlunto, West Sumatera. The contents listed on this website are intended for informational purposes rather than commercial. Any displayed sale is meant as a token of partnership and will always redirect you to our partners' sites.